Setujukah
Anda jika penjumlahan 1+1 sama dengan 11? Atau 5+5 sama dengan 50? Mungkin sekilas
terlihat aneh, janggal bahkan terkesan membodohi. Tapi inilah fakta apabila
kita menerapkannya dalam prinsip kerjasama. Kekuatan seseorang sangatlah
terbatas, namun dengan kerjasama kekuatan semakin berlipat ganda. Tak ada yang
tak bisa diselesaikan melalui kekuatan tim. Inilah yang disebut the power of team. Lumrah apabila dikatakan
satu tambah satu sama dengan sebelas, atau seratus bahkan melebihi itu.
Dalam ruang
lingkup pekerjaan, kekuatan tim sangatlah
dibutuhkan. Bukan hanya kekuatan individual semata. Hal ini sejalan dengan
budaya FIRST dimana Teamwork
merupakan salah satu pilar dari budaya perusahaan kita tercinta.
Ketika itu menjelang
Ramadhan 2013, Astra International mengadakan sebuah acara bernama Astra Gema Islami—ajang silaturahim
antara insan Astra seluruh Indonesia. Rangkaian acara disuguhkan mulai dari
tarhib atau persiapan menghadapi bulan suci Ramadhan hingga berbagai kompetisi
yang dilaksanakan pasca Ramadhan, yang bertujuan untuk lebih mengakrabkan
karyawan Astra dari berbagai lini.
Auto2000
pastinya tak mau ketinggalan untuk berpartisipasi dalam acara ini, salah
satunya mengikuti lomba CCIA (Cerdas Cermat Islami Astra) yang saya alami bersama
teman-teman. Lomba ini mengadaptasi sebuah kuis di salah satu stasiun televisi
swasta, dimana kami harus membentuk tim yang terdiri dari 12 orang,
memperagakan yel-yel dan menjawab beberapa pertanyaan seputar Astra dan
Keislaman. Auto2000 sendiri mengirimkan dua tim yang berasal dari berbagai
departemen dan divisi yang berbeda. Mulai dari Service Dept, Parts &
Accessories, ALC, Budget Dept, FDGS dan saya yang merupakan perwakilan dari
HCD.
Sungguh kesempatan
luar biasa dan momen yang sangat langka untuk berkumpul dan berjuang dengan
teman-teman dari berbagai divisi. Walau awalnya kami merasa kesulitan untuk
berkoordinasi dikarenakan kesibukan pekerjaan masing-masing, perlahan-lahan
kami dapat mengatasinya dan menjadikan perbedaan yang ada sebagai kelebihan dan
keunikan dari tim kami.
Persiapan
untuk lomba AGI (Astra Gema Islami) ini cukup singkat, yaitu sekitar 3 minggu
dari meeting koordinasi pertama. Selain CCIA, beberapa lomba lainnya juga
diikuti oleh tim Auto2000 diantaranya Lomba Poster, Murottal, Tahfidz Qur’an
dan Syiar Kreatif Astra. Tahun ini memang lebih banyak personil dari pada tahun
sebelumnya.
Beberapa
kali meeting mingguan dilaksanakan untuk membahas persiapan dan teknis dari AGI
2013, hambatan terbesar masih dari kesibukan masing-masing personil yang
notabene berbeda departemen. Untuk mengantisipasi hal itu dibuatlah jarkom. Sebagian personil mengadakan
pertemuan di luar meeting reguler yang waktunya menyesuaikan dengan
ketersediaan mereka. Koordinasi via
telepon maupun bincang-bincang ringan setelah jam pulang kerja pun sering kami
lakukan.
Sampailah pada
meeting final tepatnya sehari sebelum acara digelar. Untungnya semua tim hadir
pada hari itu. Siang menjelang sore kami memulai persiapan mengenai teknis
pelaksanaan lomba. Khusus CCIA kami melakukan role play menjawab soal-soal dari
AGI tahun sebelumnya, setelah itu dilanjutkan dengan latihan yel-yel. Berbagai
masukan dan usulan pun berdatangan guna memantapkan yel yang akan kami
tampilkan nanti. Disaat sebagian tim mendistribusikan seragam, saya bersama
seorang rekan meluncur menuju Gramedia Sunter untuk membeli perlengkapan dan
atribut. Kemudian selepas ba’da Maghrib kami lanjutkan dengan membuat
manik-manik dan logo Auto2000 untuk dipakai pada pementasan yel-yel. Malam itu
seluruh tim menunjukkan keseriusan mereka. Walaupun selama ini jarang berkumpul,
kami bahu membahu untuk menunjukkan yang terbaik. Tak terasa waktu berlalu
begitu cepat. Sudah pukul sembilan malam saat tim masih berlatih untuk Lomba
Syiar Kreatif Astra. Kami mengakhiri latihan menjelang pukul sepuluh. Sistem
Kebut Semalam ini bukan semata-mata karena kurangnya persiapan, namun lebih
kepada inginnya kami tampil dengan optimal—Strive
for Excellence.
Esoknya
saya harus bersiap sebelum adzan subuh berkumandang, karena pukul setengah
tujuh pagi tim sudah harus menuju Astra International untuk mengikuti opening ceremony. Gladi Resik pun dilakukan.
Sepanjang perjalanan menuju gedung Astra International kami berdoa semoga tim
tampil lancar dan maksimal. Pelataran gedung AI sudah dipadati oleh ratusan
bahkan ribuan peserta dari berbagai AFFCO yang datang dari berbagai penjuru—ada
yang memakai kostum cowboy girl ala
muslimah, ada yang mengenakan atribut timur tengah serta berbagai kostum unik
lainnya. Sorak sorai mereka tidak membuat kami gentar, justru menambah semangat
tim yang semakin menggebu-gebu. Kami sadar bahwa saat ini kami sedang mempertaruhkan
nama Auto2000 bersaing dengan AFFCO yang lain.
Opening ceremony dihadiri oleh Presdir Astra International, Bapak Prijono Sugiarto
beserta jajaran eksekutif Astra lainnya. Setelah acara resmi dibuka, kami
berbondong-bondong menuju lantai 8 tempat lomba CCIA dilaksanakan tepatnya di
William Soeryadjaja Hall. Saat memasuki ruangan, atmosfer terasa sangat
berbeda. Suasana persaingan berbalut kekeluargaan bercampur menjadi satu. Baru
saja duduk, kami didatangi oleh beberapa tim lain yang ingin berkenalan.
Ternyata ada yang berbeda pada AGI tahun ini, panitia membuat selebaran doorprize yang mengharuskan peserta
berkenalan dengan lima peserta lainnya dari AFFCO yang berbeda. Maka sebelum
pertandingan dimulai, suasana pun mencair berkat improvement dari panitia—tanpa harus menggunakan ice breaker untuk
menghangatkan suasana.
Auto2000
yang mengirimkan 2 tim CCIA mendapatkan giliran berbeda. Saya dan sebelas orang
lainnya dari tim yang sama mendapatkan kesempatan di awal. Kami mengumandangkan
yel-yel saat naik ke atas panggung, diiringi teriakan ‘Sik Asik Joss’ dari rekan yang lain. Semangat dan kekompakan tim
sangat terasa disini, menjadikan ‘Sik
Asik Joss’ sebagai tren acara tersebut karena tim AFFCO yang lain tanpa
sadar mengikuti teriakan yel-yel kami. Singkat cerita, walaupun kami gagal
memenangkan lomba CCIA tapi kami berhasil menjuarai lomba Salam Silaturahim,
yaitu yel-yel yang kami lantunkan sebelum cerdas cermat dimulai.
Alone is Nothing but Together is Everything. Saya sadar bahwa kontribusi saya dalam kompetisi
ini belumlah seberapa, namun dengan menggabungkan kontribusi dari rekan-rekan
yang lain, jadilah tim kami sebagai tim yang solid yang dapat membawa nama
harum Auto2000. Selain memenangkan dua medali perak dari Salam Silaturahim dan
Lomba Workshop Jurnalistik, kami juga mendapatkan dua medali emas dari Lomba
Poster dan Lomba Kabar Ramadhan. Sehingga jika diakumulatif dari perolehan
medali, maka Auto2000 akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum AGI tahun 2013 J
Harapannya
semoga kerjasama tim tidak hanya berlaku pada even-even tertentu saja, sudah selayaknya
kita mengejawantahkan FIRST dalam keseharian kita. Tanggalkanlah ego dan prestige demi kepentingan tim. Ibarat
sebuah bahtera yang sedang berlabuh menuju satu tujuan. Apabila sang kapten,
navigator dan para awak kapal tidak kompak, mau dibawa kemana bahtera tersebut
berlayar? because TEAM means Together Everyone Achieves More. Salam
FIRST!
Note : Tulisan
ini dimuat dalam buku My FIRST Book yang diterbitkan awal tahun 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar