Jumat, 15 Mei 2015

Alone is Nothing, Together is Everything


Setujukah Anda jika penjumlahan 1+1 sama dengan 11? Atau 5+5 sama dengan 50? Mungkin sekilas terlihat aneh, janggal bahkan terkesan membodohi. Tapi inilah fakta apabila kita menerapkannya dalam prinsip kerjasama. Kekuatan seseorang sangatlah terbatas, namun dengan kerjasama kekuatan semakin berlipat ganda. Tak ada yang tak bisa diselesaikan melalui kekuatan tim. Inilah yang disebut the power of team. Lumrah apabila dikatakan satu tambah satu sama dengan sebelas, atau seratus bahkan melebihi itu.
Dalam ruang lingkup pekerjaan, kekuatan tim sangatlah dibutuhkan. Bukan hanya kekuatan individual semata. Hal ini sejalan dengan budaya FIRST dimana Teamwork merupakan salah satu pilar dari budaya perusahaan kita tercinta.
Ketika itu menjelang Ramadhan 2013, Astra International mengadakan sebuah acara bernama Astra Gema Islami—ajang silaturahim antara insan Astra seluruh Indonesia. Rangkaian acara disuguhkan mulai dari tarhib atau persiapan menghadapi bulan suci Ramadhan hingga berbagai kompetisi yang dilaksanakan pasca Ramadhan, yang bertujuan untuk lebih mengakrabkan karyawan Astra dari berbagai lini.
Auto2000 pastinya tak mau ketinggalan untuk berpartisipasi dalam acara ini, salah satunya mengikuti lomba CCIA (Cerdas Cermat Islami Astra) yang saya alami bersama teman-teman. Lomba ini mengadaptasi sebuah kuis di salah satu stasiun televisi swasta, dimana kami harus membentuk tim yang terdiri dari 12 orang, memperagakan yel-yel dan menjawab beberapa pertanyaan seputar Astra dan Keislaman. Auto2000 sendiri mengirimkan dua tim yang berasal dari berbagai departemen dan divisi yang berbeda. Mulai dari Service Dept, Parts & Accessories, ALC, Budget Dept, FDGS dan saya yang merupakan perwakilan dari HCD.
Sungguh kesempatan luar biasa dan momen yang sangat langka untuk berkumpul dan berjuang dengan teman-teman dari berbagai divisi. Walau awalnya kami merasa kesulitan untuk berkoordinasi dikarenakan kesibukan pekerjaan masing-masing, perlahan-lahan kami dapat mengatasinya dan menjadikan perbedaan yang ada sebagai kelebihan dan keunikan dari tim kami.
Persiapan untuk lomba AGI (Astra Gema Islami) ini cukup singkat, yaitu sekitar 3 minggu dari meeting koordinasi pertama. Selain CCIA, beberapa lomba lainnya juga diikuti oleh tim Auto2000 diantaranya Lomba Poster, Murottal, Tahfidz Qur’an dan Syiar Kreatif Astra. Tahun ini memang lebih banyak personil dari pada tahun sebelumnya.
Beberapa kali meeting mingguan dilaksanakan untuk membahas persiapan dan teknis dari AGI 2013, hambatan terbesar masih dari kesibukan masing-masing personil yang notabene berbeda departemen. Untuk mengantisipasi hal itu dibuatlah jarkom. Sebagian personil mengadakan pertemuan di luar meeting reguler yang waktunya menyesuaikan dengan ketersediaan  mereka. Koordinasi via telepon maupun bincang-bincang ringan setelah jam pulang kerja pun sering kami lakukan.
Sampailah pada meeting final tepatnya sehari sebelum acara digelar. Untungnya semua tim hadir pada hari itu. Siang menjelang sore kami memulai persiapan mengenai teknis pelaksanaan lomba. Khusus CCIA kami melakukan role play menjawab soal-soal dari AGI tahun sebelumnya, setelah itu dilanjutkan dengan latihan yel-yel. Berbagai masukan dan usulan pun berdatangan guna memantapkan yel yang akan kami tampilkan nanti. Disaat sebagian tim mendistribusikan seragam, saya bersama seorang rekan meluncur menuju Gramedia Sunter untuk membeli perlengkapan dan atribut. Kemudian selepas ba’da Maghrib kami lanjutkan dengan membuat manik-manik dan logo Auto2000 untuk dipakai pada pementasan yel-yel. Malam itu seluruh tim menunjukkan keseriusan mereka. Walaupun selama ini jarang berkumpul, kami bahu membahu untuk menunjukkan yang terbaik. Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Sudah pukul sembilan malam saat tim masih berlatih untuk Lomba Syiar Kreatif Astra. Kami mengakhiri latihan menjelang pukul sepuluh. Sistem Kebut Semalam ini bukan semata-mata karena kurangnya persiapan, namun lebih kepada inginnya kami tampil dengan optimal—Strive for Excellence.
Esoknya saya harus bersiap sebelum adzan subuh berkumandang, karena pukul setengah tujuh pagi tim sudah harus menuju Astra International untuk mengikuti opening ceremony. Gladi Resik pun dilakukan. Sepanjang perjalanan menuju gedung Astra International kami berdoa semoga tim tampil lancar dan maksimal. Pelataran gedung AI sudah dipadati oleh ratusan bahkan ribuan peserta dari berbagai AFFCO yang datang dari berbagai penjuru—ada yang memakai kostum cowboy girl ala muslimah, ada yang mengenakan atribut timur tengah serta berbagai kostum unik lainnya. Sorak sorai mereka tidak membuat kami gentar, justru menambah semangat tim yang semakin menggebu-gebu. Kami sadar bahwa saat ini kami sedang mempertaruhkan nama Auto2000 bersaing dengan AFFCO yang lain.
Opening ceremony dihadiri oleh Presdir Astra International, Bapak Prijono Sugiarto beserta jajaran eksekutif Astra lainnya. Setelah acara resmi dibuka, kami berbondong-bondong menuju lantai 8 tempat lomba CCIA dilaksanakan tepatnya di William Soeryadjaja Hall. Saat memasuki ruangan, atmosfer terasa sangat berbeda. Suasana persaingan berbalut kekeluargaan bercampur menjadi satu. Baru saja duduk, kami didatangi oleh beberapa tim lain yang ingin berkenalan. Ternyata ada yang berbeda pada AGI tahun ini, panitia membuat selebaran doorprize yang mengharuskan peserta berkenalan dengan lima peserta lainnya dari AFFCO yang berbeda. Maka sebelum pertandingan dimulai, suasana pun mencair berkat improvement dari panitia—tanpa harus menggunakan ice breaker untuk menghangatkan suasana.
Auto2000 yang mengirimkan 2 tim CCIA mendapatkan giliran berbeda. Saya dan sebelas orang lainnya dari tim yang sama mendapatkan kesempatan di awal. Kami mengumandangkan yel-yel saat naik ke atas panggung, diiringi teriakan ‘Sik Asik Joss’ dari rekan yang lain. Semangat dan kekompakan tim sangat terasa disini, menjadikan ‘Sik Asik Joss’ sebagai tren acara tersebut karena tim AFFCO yang lain tanpa sadar mengikuti teriakan yel-yel kami. Singkat cerita, walaupun kami gagal memenangkan lomba CCIA tapi kami berhasil menjuarai lomba Salam Silaturahim, yaitu yel-yel yang kami lantunkan sebelum cerdas cermat dimulai.
Alone is Nothing but Together is Everything. Saya sadar bahwa kontribusi saya dalam kompetisi ini belumlah seberapa, namun dengan menggabungkan kontribusi dari rekan-rekan yang lain, jadilah tim kami sebagai tim yang solid yang dapat membawa nama harum Auto2000. Selain memenangkan dua medali perak dari Salam Silaturahim dan Lomba Workshop Jurnalistik, kami juga mendapatkan dua medali emas dari Lomba Poster dan Lomba Kabar Ramadhan. Sehingga jika diakumulatif dari perolehan medali, maka Auto2000 akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum AGI tahun 2013 J  
Harapannya semoga kerjasama tim tidak hanya berlaku pada even-even tertentu saja, sudah selayaknya kita mengejawantahkan FIRST dalam keseharian kita. Tanggalkanlah ego dan prestige demi kepentingan tim. Ibarat sebuah bahtera yang sedang berlabuh menuju satu tujuan. Apabila sang kapten, navigator dan para awak kapal tidak kompak, mau dibawa kemana bahtera tersebut berlayar? because TEAM means Together Everyone Achieves More. Salam FIRST!  

Note : Tulisan ini dimuat dalam buku My FIRST Book yang diterbitkan awal tahun 2015 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar